![]() |
| Nutrisi Untuk Daya Tahan Tubuh |
Akhir-akhir ini daya tahan tubuh menurun? Gampang terkena flu dan mudah lelah? Dengan mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, Anda bisa menjaga tubuh tetap bugar dan prima.
Sebagian orang mempertahankan kesehatan tubuhnya dengan mengkonsumsi multivitamin. Harapannya, sudah pasti untuk menjaga tubuh kita agar tetap terjaga.
Tapi, apakah itu cukup efektif untuk mengantisipasi agar tubuh tidak terserang penyakit? Tentu saja sangat relatif karena semuanya berkaitan erat dengan kualitas dan kuantitas nutrisi yang berhasil masuk ke dalam tubuh.
Bila kondisi tubuh tidak fit, maka sangat dibutuhkan asupan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga terhindar dari penyakit. Nutrisi apa saja yang berkhasiat memperkuat kesehatan tubuh kita?
1. Vitamin C
Vitamin C sering disebut sebagai rajanya vitamin karena vitamin C memiliki banyak manfaat. Selain bersifat antioksidan yang mampu melawan radikal bebas, vitamin C juga berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan mengkonsumsi vitamin C setiap hari, kemungkinan terjangkit penyakit akibat menurunnya daya tahan tubuh dapat berkurang hingga 50 persen.
2. Protein
Protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh dan proses kekebalan tubuh. Setiap orang dewasa sedikitnya wajib mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya.
Kandungan protein hewani lebih baik dibandingkan nabati (tumbuh-tum buhan). Pasalnya, protein hewani dapat langsung dimanfaatkan oleh tubuh sebagai pengganti sel-sel tubuh yang rusak akibat penyakit.
3. Lemak
Fungsi lemak umumnya yaitu sebagai sumber energi, bahan baku hormon, membantu transport vitamin yang larut lemak, sebagai bahan insulasi terhadap perubahan suhu, serta pelindung organ-organ tubuh bagian dalam.
4. Karbohidrat
Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup karena merupakan sumber energi utama bagi otak dan susunan saraf.
Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.
5. Asam Amino
Asam amino adalah nutrisi penting bagi setiap manusia yang berperan sebagai blok pembangun protein. Protein sendiri memiliki fungsi esensial bagi pertumbuhan, perbaikan dan regenerasi sel serta mempertahankan keseimbangan asam-basa tubuh.
Sumber Segala Nutrisi
Setiap mahluk hidup membutuhkan makan dan minum dalam jumlah cukup untuk kelangsungan hidupnya. Setiap harinya ada batas optimal makanan dan minuman yang harus dikonsumsi, baik menyangkut kualitas maupun kuantitas.
Untuk minum misalnya, setiap orang dewasa dalam sehari harus minum 8 gelas air. Begitu pula dalam hal makan, untuk berat badan dan usia tertentu ada standar berapa piring nasi (atau sumber karbohidrat lain) yang harus dikonsumsi.
Menyangkut kualitas, tentu saja kita perlu merinci berapa porsi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan serat yang harus dikonsumsi, sehingga muncul istilah standar kecukupan gizi.
Berbagai penelitian membuktikan bahwa spirulina berkhasiat sebagai sumber segala nutrisi. Selain mengandung 5 nutrisi di atas, spirulina juga mengandung mineral dan pigmen yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
6. Mineral
Mineral merupakan senyawa esensial untuk berbagai proses selular tubuh. Tanpa mineral, tubuh tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Mineral berperan penting dalam pembentukkan struktural dari jaringan keras dan lunak, kerja sistem enzim, kontraksi otot dan respon saraf serta dalam pembekuan darah.
7. Pigmen
Zat gizi pigmen karoten banyak dijumpai pada buah-buahan dan sayur-sayuran segar berwarna kuning, hijau dan merah. Zat ini tak hanya juga ampuh melawan radikal bebas tapi juga berkhasiat melindungi tubuh dari pertumbuhan sel kanker.
Tak hanya itu, spirulina juga berbeda dengan multivitamin lain yang dihasilkan oleh pabrik obat dan menggunakan nutrisi hasil sintesis.
Semua kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh kita seperti protein, karbohidrat, vitamin, lemak, mineral, enzym dan pigmen di proses secara alami sehingga lebih mudah diserap tubuh.
Bagi daya tahan tubuh, spirulina berperan meregenerasi sel-sel tubuh, mempercepat penyembuhan penyakit, anti bakteri dan virus serta membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ahli gizi Prof Dr Ali Khomsan menuturkan kadar nutrisi spirulina lengkap dan lebih tinggi ketimbang makanan biasa.
Contoh, protein spirulina 3 kali lebih tinggi daripada daging sapi, kalsium 6 kali lebih tinggi ketimbang susu, dan zat besi 100 kali lebih tinggi daripada bayam. Nutrisi alami spirulina telah dipercaya sejak abad ke-9 dan terus dikembangkan sebagai makanan masa depan.
Penelitian WHO mengatakan bahwa gizi dari 1 gr spirulina setara dengan 1000 gr gizi dari jenis sayur-sayuran dan buah-buahan.
Dengan mengonsumsi spirulina yang mengandung vitamin C, asam amino, lemak, protein, dan karbohidrat secara rutin maka daya tahan tubuh akan meningkat secara signifikan.
Maka tak heran jika mengkonsumsi segala kebaikan spirulina sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kita setiap hari.

0 Komentar